NaB6NaZ5NaV8Nat6NaN5Mqp4LSMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Kisah Pak Guru Avan Rela Mengajar Dari Rumah Ke Rumah Karena Siswa Tidak Mempunyai Fasilitas Belajar HP dan Laptop

Kisah Pak Guru Avan Rela Mengajar Dari Rumah Ke Rumah Karena Siswa Tidak Mempunyai Fasilitas Belajar HP dan Laptop - Sejak Virus Corona memasuki Indonesia, pemerintah memberlakukan kepada Guru dan Siswa untuk mengadakan belajar dirumah untuk meminimalisir banyaknya yang terdampak Virus ini. Guru dan Siswa untuk melakukan pembelajaran mau tidak mau ya harus mengikuti aturan pemerintah.

Belajar dirumah sampai saat ini pemerintah belum menemukan program jitu supaya efektif dalam hal pembelajaran mesti via Online. Mulai dari pembelajaran Online menggunakan Group Whatsapp, Telegram dan Aplikasi Zoom sebagai media video Conferensenya dan terakhir adalah melalui penayangan di TVRI yang setiap hari diupdate media pembelajarannya itupun masih belum bisa dilakukan karena masih banyaknya siswa dilur sana belum terjamah oleh yang namanya akses internet dan televisi.

Salah satu guru dari Sumenep - Madura Jawa Timur yaitu namanya Pak Guru Avan dengan nama lengkapnya Avan Fathurrahman umur 39 Tahun, beliau mengajar di salah satu Sekolah yang bernama SD Negeri Batuputih Laok 3 Sumenep - Madura Jawa Timur.

Pak Guru Avan selama masa Pandemi Virus Corona ( Covid 19 ) melakukan pembelajaran terhadap siswanya dengan cara dia sendiri yaitu dengan melakukan pembelajaran melalui rumah ke rumah karena beliau merasa masih banyaknya siswa yang beliau ajar tidak mengerti bagaimana caranya untuk mengoperasikan Ponsel dan juga masih banyaknya siswa yang tidak mempunyai fasilitas seperti HP dan Laptop.

Pembelajaran melalui teknologi ini yang materinya juga harus online tidak semudah itu untuk para guru dan siswa yang belum melek IT, karena itu Pak guru Avan melakukan pembelajaran menuju rumah ke rumah siswanya.

Fasilitas seperti ponsel dan Laptop tidak semua siswa yang mempunyai, Pak Guru Avan tidak ingin menambah beban para orang tua siswa terutama yang miskin atau rentan miskin, dan beliau memilih untuk mengadakan pembelajaran dengan cara beliau pergi dari rumah ke rumah siswanya satu persatu.

Mesti jarak yang jauh sekalipun Pak Guru Avan menempuhnya. Melalui unggahan di akun Facebook-nya, Avan Fathurrahman menceritakan pengalamannya mendatangi satu per satu muridnya untuk memandu mereka belajar di rumah.

Diunggah pada Kamis (16/4/2020) hingga Sabtu (18/4/2020) pagi, unggahan Avan sudah menyebar dan dibagi ulang lebih dari 5.200 kali. "Sudah beberapa minggu saya berada dalam posisi yang dilematis. Bukan masalah rindu.

Tapi tentang imbauan Mas Mentri, agar bekerja dari rumah. Ini jelas tidak bisa saya lakukan, karena murid saya tidak punya sarana untuk belajar dari rumah. Mereka tidak punya smartphone, juga tidak punya laptop.

Jikapun misalnya punya, dana untuk beli kuota internet akan membebani wali murid," demikian tulis Avan. Bahkan, kata Avan, ada wali murid yang ingin mencari pinjaman uang untuk membeli ponsel. "Karena mendengar kabar bahwa rata-rata, anak-anak harus belajar dari HP cerdas. Saya terkejut mendengar penuturannya.

Lalu pelan-pelan saya bicara. Saya melarangnya. Saya memberikan pemahaman bahwa belajar di rumah, tidak harus lewat HP. Siswa bisa belajar dari buku-buku paket yang sudah dipinjami dari sekolah. Saya bilang, bahwa sayalah yang akan berkeliling ke rumah-rumah siswa untuk mengajari," lanjut Avan dalam unggahannya.

Unggahan Avan pun mendapatkan ribuan komentar. Banyak yang mengapresiasi apa yang dilakukannya. Selain berkewajiban memastikan proses belajar tetap berlangsung meski di tengah pandemi virus corona,

Avan dan para guru lainnya harus melaporkan kegiatan belajar dari rumah yang dilakukan bersama siswa-siswanya. Oleh karena itu, ia harus turun langsung untuk memastikan semua siswanya tetap bisa belajar, meskipun dari rumah.

Sumber : arkmey.today
Share This Article :
Moh. Shahibul 'Ulum

Seseorang yang paham dengan dunia teknologi,parabola,pendidikan,operator, media sosial,paket internet. dan parabola sesuai dengan skill yang di miliki.

3673083153873386998
.....KLIK 2X (CLOSE).....