NaB6NaZ5NaV8Nat6NaN5Mqp4LSMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Jokowi Resmi Teken PP Tapera, Gaji PNS Hingga Karyawan Bakal Dipotong Untuk Bayar Iuran

Jokowi Resmi Teken PP Tapera, Gaji PNS Hingga Karyawan Bakal Dipotong Untuk Bayar Iuran--Pemerintah telah mematangkan rencana program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Jokowi Resmi Teken PP Tapera, Gaji PNS Hingga Karyawan Bakal Dipotong Untuk Bayar Iuran


Pasalnya presiden Jokowi telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Tabunngan Perumahan Rakyat pada 20 mei lalu.

Tabungan Perumahan Rakyat atau yang disingkat Tapera ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016.

Tapera dibentuk untuk tujuan membantu pembiyaan perumahaan bagi para pekerja.

PP Tersebut jadi payung hukum penyelenggaraan pungutan iuran yang akan dilakukan oleh Badan Pengelolah Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dalam waktu dekat.

Dalam PP tersebut, BP Tapera akanmemunngut sekaligus mengelola dana untuk perumahan bagi PNS, prajurit TNI, dan Polri, pekerja di perusahaan BUMN dan BUMD, dan Perusahaan Swasta.

Pada tahap awal, target peserta Tapera adalah PNS, Kemudian, Tapera diharapkan telah menjanngka 6,7 juta peserta dari ASN, TNI/Polri, BUMN , dan BUMD.

Sementara Karyawan swasta atau formal diberi waktu selambat-lambatnya 7 tahun sejak Badan Penegelola ( BP)  Tapera beroperasi.

Untuk iuran Tapera sebesar 3 persen tersebut, sebanyak 0,5 persen ditanggung oleh pemberi kerja dan sisanya sebesar 2,5 persen ditanggung oleh pekerja (potong gaji karyawan untuk iuran Tapera). Khusus untuk peserta mandiri, iuran dibayarkan sendiri.

 "Besaran Simpanan Peserta ditetapkan sebesar 3 persen (tiga persen) dari gaji atau upah untuk peserta pekerja dan peserta pekerja mandiri," bunyi pasal 15 PP tersebut dikutip pada Selasa (2/6/2020).

BP Tapera sendiri sebenarnya bukan lembaga baru.

Institusi ini sebelumnya bernama Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan-Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS).

Dengan nomenkelatur baru, BP Tapera kini tak hanya menjadi pemungut iuran bagi PNS, namunbakal pengelola dana dari iuran pekerja yang berasal dari BUMN, BUMD, TNI dan Polri, perusahaan swasta, dan peserta mandiri.

Dana Bisa Diambil Setelah Pensiun

Sebelum menjadi BP Tapera, Bapertarum-PNS memiliki sekitar 6,7 juta orang peserta, baik PNS aktif maupun yang telah pensiun, dengan dana kelolahan Rp 12 triliun.

Saat masih bernama Bapertarum, lembaga ini mengumpulkan uang dari PNS dengan memotong gaji setiap bulan sehingga uang di Bapertarum PNS pada dasarnya adalah uang PNS dan harus dikembalikan kepada mereka.

Kepesertaan di BP Tapera akan berakhir jka pekerja sudah pensiun yakni usia 58 tahun.

Nantinya setelah pensiun, peserta bisa mendapatkan dana simpanannya beserta hasil dari dana pengembangan yang ditempatkan di deposito bank, surat utang pemerintah, dan investasi lainnya.

Komite Tapera beranggotakan Menteri Keuangan, Menteri PUPR, Menteti Ketenagakerjaan, dan Anggota independen. Komite itu dikenal Menteri PUPR.

Dikutip dari Antara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pengelolaan Dana Pembiyaan Perumahan atau PPDP menyebut aplikasi Sistem Informasi KPR subsidi perumahan (Sikasep) dapat "Big Data" bagi Tapera.

Menurut Direktur Utama PPDP Kementerian PUPR Arief Sabaruddin, pihaknya berharap juga pengembang-pengembang mendapat bantuan PSU yang perumahaanya tedaftar dalam aplikasi Sikumbang dan Sikasep.

Lebihblanjut dia mengatakan bahwa pihkanya juga sudah banyak berbicaraa dengan teman-teman Ditjen Perumahan di Indonesia, termasuk rumah susun, rumah khusus, daan rumah swadaya semuanya agar nanti dapat terlihhat petanya.

Direktur Utama PPDP itu juga menyampaikan bahwa sangat mudah untuk berkoordinasi dengan teman-teman di Ditjen Perumahan Kementerian  PUPR terkait mengintegrasikan data-data perumahan ke dalam kedua apliksi tersebut karena datanya tersedia, dan apliksi ini nanti sudah berbasis teknologi GPS.


Share This Article :
Nuzulur Rahman

Saya adalah orang yang sangat suka dengan hal hal yang baru Suka travelling dan tempat tempat bersejarah.

3673083153873386998
.....KLIK 2X (CLOSE).....