NaB6NaZ5NaV8Nat6NaN5Mqp4LSMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU ) 2020

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD) memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang berstatus NonPNS sejumlah Rp1.800.000 (dipotong pajak penghasilan (PPh) sebesar 5% bagi yang sudah mempunyai NPWP, dan 6% bagi yang tidak mempunyai NPWP). Pemerintah mengucurkan dana bantuan tersebut dengan tujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatakan kemampuan ekonomi pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan dalam menangani Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Sumber : arnaim.com Penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU ) 2020

Adapun yang akan menerima Dana Bantuan BSU Tahun 2020 adalah : 

  1. Dosen
  2. Guru
  3. Guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah
  4. Pendidik PAUD
  5. Pendidik Kesetaraan
  6. Tenaga Perpustakaan
  7. Tenaga Laboratorium dan 
  8. Tenaga Administrasi pada semua sekolah dan perguruan tinggi negeri dan swasta dilingkungan Kemendikbud.

Syarat untuk mendapatkan BSU Kemendikbud

Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/ Upah Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease (COVID-19) Tahun Anggaran 2020 Syarat untuk mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) antara lain :

  1. Warga Negara Indonesia (WNI);
  2. Berstatus sebagai PTK non-PNS;
  3. Terdaftar serta statusnya aktif di Data Pokok Pendidikan ( Dapodik ) atau Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per 3O Juni 2020;
  4. Tidak mendapatkan subsidi bantuan gaji / upah dari Kementerian yang menyelengarakan urusan
  5. pemerintahan di bidang ketenagakerjaan s.d. 1 Oktober 2020;) 
  6. Tidak sebagai penerima kartu prakerja s.d tanggal 1 Oktober 2020; dan
  7. Mempunyai penghasilan dibawah Rp5.000.000 (5 Juta) / bulan yang dibuktikan dengan pernyataan pada Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang bisa download dan dicetak lewat Info GTK.

Prosedur Pencairan Bantuan Subsidi Upah BSU Ada 3 point yang harus diperhatikan dan dipersiapkan :

1. Informasi Pencairan

Kemendikbud membuatkan rekening baru untuk semua PTK yang menerima BSU Kemendikbud. BSU disalurkan secara bertahap s.d akhir November 2020. untuk mendapatkan informasi tentang status pencairan BSU, rekening bank masingmasing, dan lokasi cabang bank penyalur PTK dapat mengakses Info GTK (info.gtk.kemdikbud.go.id) atau Pangkalan Data Dikti (pddikti.kemdikbud.go.id)

2. Dokumen Persyaratan BSU

Adapun dokumen yang harus dipersiapkan oleh PTK antara lain :

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika ada.
  3. Surat Keputusan (SK) Penerima BSU bisa didownload melalui Info GTK dan PDDikti.
  4. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak ( SPTJM ) bisa didownload melalui Info GTK dan PDDikti, dicetak, diberi materai, dan ditanda tangani

3. Aktifasi Rekening dan Pencairan BSU

Untuk proses aktifasi, PTK harus mendatangi Bank Penyalur dan membawa dokumen persyaratan sebasgaimana point 2, dan memberikan ke petugas Bank penyalur untuk diperiksa.

Proses aktifasi rekening PTK diberikan waktu sampai tanggal 30 Juni 2021. Mungkin ada sebagian yang bertanya, siapa aja yang bisa mengajukan diri menjadi calon penerima BSU Kemendikbud?

Perlu diketahui, tidak ada pengajuan untuk program BSU ini. Semua daftar penerima ditetapkan oleh Kemendikbud berdasarkan Dapodik dan PD Dikti. Nah, Bagi yang sudah menerima Bantuan Subsidi Upah/gaji dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) atau menerima Kartu Prakerja, tidak lagi menerima BSU Kemendikbud.

Demikian tadi informasi terkait PENERIMA BANTUAN SUBSIDI UPAH (BSU) KEMENDIKBUD. Semoga Bermanfaat.

Sumber :

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/11/bantuansubsidi-upah-bagi-pendidik-dan-tenaga-kependidikan

https://www.arnaim.com/2020/11/penerima-bantuan-subsidi-upah-bsu.html

Share This Article :
Moh. Shahibul 'Ulum

Seseorang yang paham dengan dunia teknologi,parabola,pendidikan,operator, media sosial,paket internet. dan parabola sesuai dengan skill yang di miliki.

3673083153873386998
.....KLIK 2X (CLOSE).....