Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Forex Trading atau Force Trader Adalah Instrumen Keuangan Dengan Pasar Paling Besar Di Dunia

Forex trading adalah instrumen keuangan dengan pasar paling besar di dunia, mengalahkan saham dan instrumen lain. Kemungkinan Anda tertarik atau pernah menerima tawaran forex trading. Sebelum terjun, pahami dulu apa itu forex trading ? Bagaimana cara mengelola resikonya ?



Ingin cepat kaya ? Salah satunya main trading forex.

Resikonya besar ? 

Bisa diatasi dengan sejumlah cara dan mitigasi (baca sampai akhir !).

Alasan orang melakukan jual beli forex ada dua, (1) perdagangan internasional ; (2) trading untuk mencetak keuntungan.

Yang cukup mengejutkan bahwa 80% forex terjadi karena trading, tujuan kedua diatas, bukan karena kebutuhan tukar menukar uang.

Jadi unsur trading, spekulasi, sangat kental dalam forex.

Karena itu, sebelum terjun ke dalam instrumen ini, Anda sebaiknya mempelajari apa itu forex trading dan bagaimana cara mengelola resikonya.

Daftar Isi[lihat]


Pengertian Forex Trading

Forex Trading Adalah

Sejak munculnya online trading, dimana semua orang bisa melakukan investasi, forex trading tumbuh cepat

Apa itu Forex Trading ?

Advertisements

Forex adalah singkatan ‘Foreign Exchange’, jual beli valas.

Kalau mau jalan – jalan ke luar negeri, misalnya ke Singapore, saya pergi ke money changer untuk menukarkan rupiah saya ke Singapore Dollar agar saat tiba di tujuan bisa melakukan transaksi dengan mata uang yang berlaku.

Hal yang sama saat Anda menukarkan rupiah ke Euro untuk travel ke Eropa atau US$ untuk ke Amerika Serikat.

Jadi saya pegang uang dollar atau euro. Ada fisik uang yang saya bawa pulang setelah melakukan transaksi di money changer.

Tapi Ini bukan forex trading.

Anda melakukan jual beli trading forex untuk mendulang keuntungan dari pergerakan nilai tukar sepasang atau pair mata uang.

Tidak ada uang dollar atau euro yang Anda bawa pulang. Semuanya hanya catatan di layar komputer.

Ini baru forex trading.

Keunggulan Forex Market

Nilai transaksi perdagangan saham di NYSE, Nasdaq dan Tokyo digabung berjumlah $ 300 milyar per hari. Ini sudah jumlah yang sangat besar.

Tapi, nilai perdagangan forex setiap hari adalah US$ 6.6 Trillion, menurut Bank International Settlements. Berkali lipat diatas saham.

Kenapa forex memiliki nilai transaksi terbesar di dunia ?

There must be something good about forex trading !

Ini alasannya.

1. Globalisasi

Iphone di desain di Cupertino California kantor pusat Apple, tapi dibuat di China.

Itulah globalisasi perdagangan demi ongkos produksi yang lebih efisien dan profit yang lebih tinggi.

Peningkatan globalisasi perdagangan terjadi dalam beberapa dekade terakhir yang mendorong perdagangan forex melonjak.

Buruh Iphone di China ingin dibayar dalam Yuan bukan dalam US$, sehingga Apple harus menukarkan USD ke Yuan untuk membayar ongkos produksi.

Sebaliknya, konsumen China yang membeli iPhone harus menukar Yuan ke USD untuk membayar Apple di USA.

2. Sangat Likuid (High Volatility)

Besarnya nilai transaksi di pasar forex membuat pasarnya menjadi sangat likuid.

Karena di pasar forex banyak pihak yang terlibat dalam perdagangan, yaitu:

Pemerintah. Membutuhkan valuta asing untuk berbagai kebutuhan, antara lain membayar hutang, menerima pinjaman.


Korporasi. Ekspor dan Impor oleh korporasi adalah aktivitas perdagangan yang terkait erat dengan tukar menukar valas


Investor. Jual beli valas dalam rangka mencari keuntungan dari pergerakan nilai tukar.


Pasar yang likuid sangat disukai investor untuk trading, karena bisa jual beli mata uang dengan mudah sebab selalu ada lawannya.

3. Cara Cepat Kaya

Mungkin ini terlalu provokatif, tetapi kalau mau untung cepat, mau cepat kaya, main di pasar forex adalah salah satunya.

Kenapa ?

Leverage, Anda bisa transaksi dalam jumlah besar dengan modal minimum. Nanti saya jelaskan lebih gamblang soal apa itu dan cara kerja Leverage.


High volatility di pasar forex membuat kesempatan untuk mencetak keuntungan menjadi besar. High Risk High Return.


4. Around the Clock Trading

Di saham, transaksi hanya sampai jam 4 sore dari mulai jam 9 pagi, lalu Sabtu dan Minggu libur. Di forex, perdagangannya 24 jam, around the clock, tanpa mengenal libur.

Banyak kesempatan untuk berdagang tanpa batasan waktu.

5. Posisi Beli dan Jual

Di saham, Anda harus pasang posisi beli dahulu dan kemudian baru bisa menjual. Tidak bisa jual tanpa punya sahamnya.

Di forex berbeda, Anda bisa pasang posisi beli atau posisi jual secara bersamaan. Tidak perlu punya barangnya dulu, seperti di saham, untuk buka posisi jual di forex.

Dengan bisa melakukan kedua posisi ini, banyak posisi yang trader bisa pasang sehingga kemungkinan untung menjadi lebih besar.

6. Modal Kecil, Untung Besar

Karena adanya leverage, modal untuk bisa bermain forex menjadi kecil dan relatif terjangkau, namun memiliki buying power untuk investasi yang besar. Anda tidak perlu modal besar, hanya perlu beberapa puluh USD, sudah bisa mulai trading forex.

Salah satu contoh, di broker forex yang saya temui, investor bisa hanya dengan modal $25 melakukan transaksi forex senilai $1000.

Forex Trading vs Saham

Karakter pasar forex berbeda dengan instrumen keuangan lain, salah satunya dengan saham, dalam soal berikut:

A. Over the Counter (OTC)

Berbeda dengan saham dimana transaksi terjadi secara sentral di bursa efek antara 3 pihak (Anda, broker dan Bursa Efek), di forex transaksi adalah Over the Counter hanya antara dua pihak (Anda dan broker).

Implikasinya adalah soal keseragaman harga.

Di pasar saham, harga saham BRI, di semua broker akan sama, karena sumbernya satu, yaitu Bursa Efek Indonesia. Transaksi saham di Indonesia terjadi di satu exchange atau bursa. 

Di forex karena transaksi tidak terjadi di satu bursa, tetapi terjadi antara Anda dengan broker, akibatnya nilai tukar mata uang valas bisa berbeda di satu broker dengan broker lainnya.

Disamping itu, tidak adanya pihak bursa di forex membuat peran broker menjadi sangat sentral. Harus bisa betul betul dipastikan bahwa broker bisa dipercaya dan legit karena tidak ada lagi pihak lain yang terlibat dalam transaksi forex.

B. Tidak Ada Pertukaran Barang

Saat beli saham, Anda pulang bawa sahamnya, yang dalam hal ini disimpan di custody, dan saham ini membuktikan hak kepemilikan atas perusahaan. Jadi ada barang yang Anda miliki.

Trading forex berbeda. Anda tidak pegang barangnya, tidak ada pertukaran mata uang, seperti saat transaksi di money changer.

Ketika melakukan closing posisi di forex, Anda melihat selisih harganya saja, dan membayar (menerima) atas selisih harga tersebut, tergantung dari untung atau ruginya posisi Anda.

c. Pentingnya Broker Forex

Saya jelaskan sebelumnya bahwa transaksi forex adalah Over the Counter – terjadi antara dua pihak, Anda dan Broker. Tidak ada otoritas bursa sentral di tengah – tengah, seperti di saham, dalam forex trading.

Implikasinya, peran broker menjadi sangat sangat sentral dalam transaksi Forex.

Anda harus memperhatikan dengan cermat bahwa broker yang Anda gunakan memiliki izin dan regulasi yang terpercaya. 

Secara umum, regulasi broker forex dibagi atas:

Broker Forex Lokal Indonesia. Diatur oleh Bappebti.


Broker Forex Internasional. Diatur oleh beberapa negara, yang paling terkenal adalah FCA UK dari Inggris.


Pastikan broker yang Anda gunakan tunduk pada regulasi yang mana. Anda bisa cek di Bappebti atau FCA UK untuk memastikan izin suatu broker.

Cara Trading Forex

Prinsip trading sama, buy low sell high dan sell high buy kow. Trader memetik keuntungan dari perbedaan harga beli dan harga jual.

Saat Anda perkirakan bahwa harga akan meningkat maka pasang posisi beli, sebaliknya pasang posisi jual jika harga diperkirakan akan melemah.

Harga apa yang menjadi patokan ?

Di forex, harga yang jadi patokan adalah nilai tukar sepasang mata uang. Istilahnya ‘pair’.

Nilai tukar pasangan mata uang berubah setiap saat. Bisa menguat atau melemah.

Jadi dalam forex harus ada pasangan nilai tukar mata uang yang menjadi acuan untuk trading.

Terdapat 47 pair mata uang berbagai negara di seluruh dunia untuk trading forex.

Saya ambil contoh pair mata uang paling populer, Eur/USD.

Dalam pair Eur/USD, base pair adalah Euro dengan nilai selalu 1, sedangkan quote pair yaitu USD berubah – ubah mengikuti pergerakan harga di pasar.

Di akhir Juni 2020, posisi harga beli dan harga jual Eur/USD  adalah:

Buy : 1.1215


Sell : 1.1212


Harga ‘buy’ menunjukkan harga untuk membeli 1 Euro adalah 1.1215 USD, sementara harga ‘Sell’ menunjukkan harga untuk menjual 1 Euro adalah 1.1212 USD.

Mungkin dengan pair currency ini Anda masih bingung mana mata uang yang kita harapkan menguat jika beli dan mana yang kita harapkan melemah jika menjual.

Patokannya adalah base currency, yaitu yang posisi pertama dari pair tersebut, terhadap currency lawannya.

Jadi, saat membeli Eur / USD, kita mengharapkan base currency Eur meningkat nilainya, sebaliknya jika menjual kita mengharapkan Eur melemah.

Kalau Anda menilai USD akan menguat terhadap Eur, maka posisi yang seharusnya Anda ambil adalah jual Eur/USD.

a. Mengenal PIPs

Pergerakan harga di forex disebut PIP. Ini acuan penting yang wajib dipahami trader forex.

PIP merupakan komponen penting untuk menghitung berapa keuntungan kerugian dari trading forex.

PIP merujuk pada 4 desimal dibelakang koma di nilai tukar. Jadi kalau harga Eur/ USD buy 1.1215, maka PIP adalah 1215.

Jika nilai Eur/USD turun menjadi 1.1214 (dari 1.1215) itu artinya bergerak 1 pip, sementara kalau turun menjadi 1.1115 itu artinya turun 100 pip.

Selisih 4 angka dibelakang koma untuk menentukan berapa PIP.

Untuk menentukan keuntungan atau kerugian dari trading forex, maka nilai PIP tergantung pada jenis lot Size yang kita ambil, yang dibagi sebagai berikut:

NamaSize (Units Currency)Nilai PP (per PIP)Standard Lot100,000$10Mini Lot10,000$1Micro Lot1,0001 cent

Contohnya, Anda main di standar lot dan beli 1 lot Eur/USD di 1.1215, kemudian Eur/USD menguat sebanyak 100 pip ke 1.1315 dan menjual, maka keuntungannya adalah:

Keuntungan 1 lot x $10

Sumber : https://www.google.com/amp/s/duwitmu.com/investasi/belajar-apa-itu-trading-forex-cara-main-risiko-pemula/amp/